Ujian Akhir Semester Ganjil 2011-2012 akan diselenggarakan pada tanggal 12 Desember 2011 M.
Untuk mata pelajaran IPS-Geografi materi yang akan diuji diantaranya adalah :
1. Letak Indonesia secara Geografis, Geologis dan Astonomis.
2. Bentuk-bentuk permukaan bumi.
3. Tektonisme mencakup pelengkungan, patahan, lipatan, retakan.
4. Vulkanisme mencakup intrusi dan ekstrusi magma, erupsi, jenis-jenis gunung berapi, penyebaran gunung berapi di Indonesia.
5. Seisme mencakup klasifikasi gempa, hiposentrum, episentrum, geombang gempa.
Selamat Menikmati.... :-)
Media belajar bagi guru dan siswa (video, animasi, materi pelajaran, tugas, ebook, artikel, dsb)
Selasa, 15 November 2011
Kamis, 27 Oktober 2011
TIPS MENGHADAPI TSUNAMI
Tsunami adalah kata berbahasa Jepang yang berarti gelombang ombak
lautan (tsu artinya lautan, nami berarti gelombang ombak).
Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak raksasa yang timbul karena
adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi. Gempa yang terjadi di
Aceh dan Sumut mencapai 9,3 skala Richter. Jadi, tsunami memang identik dengan
gempa yang terjadi di dasar laut, bukan di daratan. Gelombang ombak yang
ditimbulkan memiliki kecepatan 600 mil per jam (hampir 1.000 km per jam)
atau sama dengan kecepatan rata-rata pesawat udara. Tinggi gelombang bisa
mencapai 6 sampai 14 meter untuk ukuran rata-rata, tapi bisa juga mencapai 30
meter. Gelombang tsunami bisa menghantam daratan selama 5 sampai 30 menit.
Kalau gelombang ombak datang, kita nyaris tidak sempat melarikan diri.
Sedemikian besar dan cepatnya, gelombang ombak ini dapat melintasi
lautan luas, termasuk Lautan Pasifik. Jadi, gelombang tsunami yang terjadi di
Pulau Sumatra mencapai India, Sri Lanka, Thailand, dan beberapa negara di
Asia Timur dengan kekuatan yang sama. Memang tidak semua tsunami bersifat
mematikan, ada juga yang kecil atau bersifat lokal. Tsunami yang besar dapat
menghancurkan sebuah kota.
Tips Menghadapi Tsunami
1. Jika kamu berada di pantai dan secara mendadak melihat air laut yang
surut melebihi dari biasanya, segeralah lari ke tempat yang tinggi.
2. Jika kamu berada di pantai dan dari kejauhan tampak garis memanjang
kehitaman tinggi, itu adalah gelombang yang sangat tinggi. Segeralah
lari ke tempat yang tinggi.
3. Panjatlah pohon yang cukup tinggi dan kuat, serta berpeganglah kuatkuat
pada batang pohon tersebut.
4. Jika kamu berada di rumah tingkat, segeralah naik ke lantai (tingkat) yang
lebih tinggi.
Label:
materi
TIPS MENGHADAPI GEMPA BUMI
Ada beberapa Tips Menghadapi Gempa Bumi yang Insya Allah dapat bermanfaat bagi kita :
1. Jika berada di dalam rumah: Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuhmu dari jatuhan benda-benda. Jika kamu tidak memiliki meja, lindungi kepalamu dengan bantal. Jika kamu sedang menyalakan kompor, matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
2. Jika berada di luar rumah: Lindungi kepalamu dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepalamu dengan menggunakan tangan, tas atau apa pun yang kamu bawa.
3. Jika kamu berada di mall, bioskop, atau di lantai dasar gedung: Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.
4. Jika kamu berada di dalam lift: Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika kamu merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika kamu terjebak dalam lift, hubungi petugas gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
5. Jika kamu berada di dalam kereta api: Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga kamu tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
6. Jika kamu berada di dalam mobil: saat terjadi gempa bumi besar, kamu akan merasa seakan-akan roda mobil tersebut gundul. Sopir akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi, keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.
7. Jika kamu berada di gunung/pantai: Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika kamu merasakan getaran dan tandatanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
8. Dengarkan informasi: Saat gempa bumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Kamu dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.
Sumber : http://merapi.vsi.esdm.go.id
1. Jika berada di dalam rumah: Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuhmu dari jatuhan benda-benda. Jika kamu tidak memiliki meja, lindungi kepalamu dengan bantal. Jika kamu sedang menyalakan kompor, matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
2. Jika berada di luar rumah: Lindungi kepalamu dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepalamu dengan menggunakan tangan, tas atau apa pun yang kamu bawa.
3. Jika kamu berada di mall, bioskop, atau di lantai dasar gedung: Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.
4. Jika kamu berada di dalam lift: Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika kamu merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika kamu terjebak dalam lift, hubungi petugas gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
5. Jika kamu berada di dalam kereta api: Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga kamu tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
6. Jika kamu berada di dalam mobil: saat terjadi gempa bumi besar, kamu akan merasa seakan-akan roda mobil tersebut gundul. Sopir akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi, keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.
7. Jika kamu berada di gunung/pantai: Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika kamu merasakan getaran dan tandatanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
8. Dengarkan informasi: Saat gempa bumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Kamu dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.
Sumber : http://merapi.vsi.esdm.go.id
Label:
materi
Modul IPS SMP
Bagi kalian yang butuh modul - modul IPS maka bisa download disini:
kelas07_pengetahuan-sosial-1_didang.rar
kelas08_galeri-pengetahuan-sos
kelas09_ips_sutarto.zip
kelas07_pengetahuan-sosial-1_didang.rar
kelas08_galeri-pengetahuan-sos
kelas09_ips_sutarto.zip
Label:
materi
Sabtu, 01 Oktober 2011
TUGAS PRESENTASI KELOMPOK
Materi Presentasi
1. Tektonisme
2. Vulkanisme
3. Macam-macam Gunung berapi
4. Seisme
5. Pelapukan
6. Erosi
7. Sedimentasi
8. Batuan
9. Dampak proses endogen bagi kehidupan manusia
10. Dampak proses eksogen bagi kehidupan manusia
Label:
materi
Rabu, 28 September 2011
LAPISAN BUMI
Keterangan:
Lapisan Inti : cairan kental bersuhu di atas 4.500° C dan bertekanan
tinggi, mengandung mineral cairan Besi dan Nikel
(disebut juga lapisan Nife).
Lapisan Astenosfer : merupakan lapisan kedua yang melapisi lapisan inti
dengan suhu antara 2.000-4.000° C dan tekanan terus
menurun, mengandung mineral Silicium dan
Magnesium (disebut juga lapisan Sima).
Lapisan Litosfer : merupakan lapisan lebih kental dengan suhu < 2.000°
C dan tekanan terus turun. Lapisan ini disebut juga
lapisan mantel bumi.
Kerak Bumi : padat dan keras, menempel pada mantel bumi,
mengandung mineral Silicium dan Aluminium (disebut
juga lapisan Sial).
Label:
materi
Langganan:
Postingan (Atom)
